FISIOTERAPI GERIATRI
Di Indonesia status usia lanjut masih tetap dihormati dalam keluarga dan
masyarakat, hal ini berdasarakan pada pengalih ilmu pengetahuan, adat
istiadat, nilai-nilai dan rohaniah. Kemajuan ekonomi dan perbaikan
lingkungan hidup serta kemajuan IPTEK sangat berpengaruh pada
peningkatan umur harapan hidup (life espectancy) yaitu dengan jumlah
usia lanjut yang meningkat pula.Undang – undang No. 23 tentang Kesehatan Pasal 19 yaitu Pembangunan kesehatan usia lanjut dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan baik dari aspek promotif, preventif, kuratif dan rehabillitatif dan juga terhadap penyakit yang bersifat menahun, sering kambuh dan progresif.
Lansia adalah seseorang yang karena usianya mengalami perubahan biologis, fisik, kejiwaan dan sosial (UU Kesehatan No. 23 Thn 1992, pasal : 19). Kesejahteraan bagi orang-orang usia lanjut dapat dicapai bila para usia lanjut bisa menjalani hidupnya tanpa harus bekerja, tapi dilain pihak ia mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidup minimumnya. Kebutuhan ini bukan saja yang bersifat fisik, seperti pangan, kesehatan, dan lain-lain. Akan tetapi juga non fisik, misalnya mengikuti lebih banyak kegiatan sosial dan agama, rekreasi, kumpul-kumpul dengan anak-anak dan cucu dalam situasi yang menyenangkan, rekreasi mencoba mengembangkan hobi dan bakat terpendam dan sebagainya.
Fisioterapi sebagai salah satu bidang kesehatan, yang bertanggung jawab terhadap kapasitas fisik dan kemampuan fungsional individu tentunya memandang hal ini sebagai suatu yang perlu segera ditangani. Berbagai macam problematik kesehatan yang dialami para lansia yang cenderung merupakan problematik penyakit degeneratif merupakan orientasi pokok yang utama. Selain itu aspek sosial dari lansia itu juga tidak boleh diabaikan.
II. PROBLEMATIK PADA LANSIA
Problematik utama para lansia yang berhubungan dengan penyakit adalah termasuk pada golongan penyakit degeneratif. Namun pada dasarnya para lansia memiliki problem yang Multipatologi karena sangat jarang para lansia yang memiliki satu diagnosa, melainkan berbagai problem biasanya secara bersama mengharuskan untuk segera dilakukan intervensi Fisioterapi. Beberapa problematik lansia adalah :
a. Gangguan saluran pencernaan
i. Diare dan muntah
ii. Hiatikus hernia
iii. Divertikulitis
iv. Gangguan absorbsi
v. Karsinoma-esofagus, lambung, usus, rektum
vi. Konstipasi
vii. Inkontinensia feses karena :
1. Konstipasi
2. Neurogen
3. Penyalahgunaan obat pencahar
4. Simptomatis
a. Efek samping obat
b. Diabetes
c. Penyakit divertikel
d. Karsinoma
e. Prolaps rektum
f. Kurangnya mobilitas
b. Anemia
i. Defisiensi zat besi
ii. Megaloblastik
iii. Karena penyakit kronik
1. Gagal ginjal
2. Reumathoid
3. Penyakit usus
4. Ulkus yang mengalami infeksi dan luka-luka karena tekanan
5. Tuberculosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar